EcoStory

GBPL Menginspirasi Kebersihan Pantai

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Siswa sekolah dasar di sektiar Pantai Kuta, Bali, mengikuti Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) dalam rangka menyambut Our Ocean 2018.

Pandu Laut Nusantara ikut serta dalam Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) yang digelar di Pantai Kuta, Bali. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut konferensi internasional Our Ocean Conference 2018 dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi.

Retno Marsudi dalam pembukaan GBPL mengatakan bahwa kegiatan ini berkontribusi kecil tapi menginspirasi untuk melakukan pembersihan pantai terutama sampah plastik. Laut bukanlah tong sampah melainkan hidup kita. Oleh karena cintailah laut seperti mencintai hidup kita.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam sambutannya mengajak masyarakat yang hadir dalam GBPL untuk menghentikan pemakaian plastik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mensukseskan misi Pemerintah yang menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

Sebanyak 71% luas Indonesia adalah laut dengan lebih dari 17.000 pulau dan Sampah plastik merupakan masalah besar bagi laut Indonesia dan juga ekosistem didalamnya. Sejauh ini ada 150 juta ton sampah plastik di laut. Sehingga jika tidak dilakukan intervensi, maka populasi ikan di tahun 2050 akan lebih sedikit dibandingkan sampah di laut.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia terutama laut adalah dengan merubah gaya hidup. Dan penting untuk mengajarkan gaya hidup yang ramah lingkungan kepada anak-anak sedini mungkin, karena anak-anak adalah generasi penerus yang nantinya akan menikmati keindahan laut Indonesia.

Dalam GBPL ini, Pandu Laut Nusantara mengajak serta 4 SDN untuk ikut menunjukkan kepada anak-anak pentingnya menjaga laut bebas dari sampah, terutama sampah plastik. Keempat SDN tersebut adalah SDN 13 Pedungan, SDN 1 Renon, SDN 3 Legian, dan SDN 1 Kuta.

Menurut Agung Mastutik, Kepala Sekolah SDN 13 Pedungan, kepedulian terhadap lingkungan yang bebas dari sampah perlu diajarkan sedini mungkin, sekolah merupakan tempat yang tepat untuk mendidik anak-anak untuk cinta lingkungan terutama laut secara berkelanjutan.

Salah satu cara untuk mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan bebas dari sampah di SDN 13 Pedungan adalah dengan Bank Sampah. Sampah yang anak-anak kumpulkan nantinya akan dipilah-pilah dan diolah kembali. Pengolahan sampah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) dan juga swasta.

Sejalan dengan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, maka dengan semangat persatuan kita bersama-sama menjaga masa depan laut Indonesia. Our Ocean, Our Future, Our Ocean, Our Legacy.

EcoBlogs Lainnya

Copyright ©2021.
EcoNusa Foundation
All Rights Reserved
Copyright ©2021.
EcoNusa Foundation
All Rights Reserved