Yuk, Berkenalan Dengan 2 Ilmuwan Berprestasi Asal Papua Ini!

Bagikan tulisan ini

Sudahkah kamu mengenal peneliti-peneliti asal Papua yang berprestasi, bahkan hingga tingkat internasional? Kali ini, EcoNusa ingin mengajakmu berkenalan dengan 2 ilmuwan bidang fisika yang berasal dari Papua. Karena sudah berprestasi sejak duduk di bangku sekolah, kedua orang ini pun berkesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa dan menjadi peneliti. Penasaran siapa saja mereka? Yuk, simak artikel ini untuk langsung simak kisah inspiratif kedua ilmuwan ini!

1. Yane Oktovina Ansanay

Lahir dan besar di Jayapura, Yane Oktovina Ansanay adalah doktor fisika perempuan pertama asal Papua. Ia berhasil meraih gelar doktor di bidang Fisika dari North Carolina State University pada tahun 2015. Sebelumnya, ia pun menempuh pendidikan S2 di universitas yang sama dan S1 di Universitas Pelita Harapan, Jakarta. Prestasinya pada bidang fisika sudah terlihat sejak ia masih bersekolah. Pada tahun 2003, ia berhasil lolos seleksi untuk belajar di bawah bimbingan fisikawan Profesor Yohanes Surya di Surya Institut. Sekolah ini memang dikhususkan bagi anak-anak dengan bakat alami di bidang fisika untuk kemudian dipersiapkan mengikuti Olimpiade Fisika Internasional.

Menariknya, alasan Yane untuk menekuni bidang fisika terapan, khususnya energi baru dan terbarukan ternyata dilandasi oleh kecintaannya terhadap tanah Papua. Ia menuturkan bahwa hingga saat ini di Papua masih ada desa-desa yang belum mendapat aliran listrik. Program pemerataan listrik yang dilakukan pemerintah pun terkadang menghadapi kendala karena topografi Papua yang cenderung berbukit-bukit. Oleh karena itu, ia merasa bahwa dibutuhkan pemanfaatan energi alternatif yang lebih sesuai dengan kondisi alam Papua. Apalagi, di Papua sendiri ternyata ada banyak bahan alam yang sebetulnya bisa dikonversi menjadi energi terbarukan.

Saat ini, Yane aktif melakukan penelitian dan menjadi pengajar di bidang sains dan teknologi di Universitas Cenderawasih. Tak hanya itu, ia juga adalah pendiri dari Gerakan Papua Muda Inspiratif, yang bertujuan untuk menjadi wadah para pemuda berprestasi asal Papua dari berbagai disiplin ilmu untuk saling bertukar pikiran. Meskipun sudah banyak yang ia capai, Yane masih terus berjuang untuk mengejar mimpi-mimpinya yang lain, seperti membangun pusat penelitian sains dan teknologi terpadu di Papua.

2. Septinus George Saa

Sejak masih duduk di bangku sekolah, Septinus George Saa sudah terkenal sebagai siswa yang cerdas, terutama di bidang fisika. Pada tahun 2004 saat ia masih menjadi siswa SMAN 3 Jayapura, Papua, George berhasil menjadi  pemenang lomba First Step to Nobel Prize in Physics. Kemenangan ini diraih berkat makalah ilmiahnya yang berjudul Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resistor atau Rumus Penghitung Hambatan antara Dua Titik Rangkaian Resistor. Tak berhenti di situ, pada tahun 2006 ia juga mempresentasikan hasil risetnya di depan para ilmuwan fisika di Polandia untuk membuktikan bahwa itu benar merupakan hasil pemikirannya.

Berkat prestasinya ini, George mendapat sejumlah tawaran beasiswa untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Ia lantas memutuskan untuk menempuh S1 jurusan Aerospace Engineering di Florida Institute of Technology serta S2 jurusan teknik material di University of Birmingham, Inggris. Meskipun lama menimba ilmu di luar negeri, George selalu mengatakan bahwa dirinya akan kembali ke Papua untuk berbagi ilmu dengan lebih banyak orang dan turut membangun tanah kelahirannya.

Wah, luar biasa sekali ya, kedua ilmuwan asal Papua ini! Kalau kamu tertarik untuk mengikuti jejak Kak Yane dan Kak George, kamu bisa mengawalinya dengan terus rajin belajar dan membaca banyak buku. Selain itu, kamu juga bisa mulai melakukan riset tentang suatu permasalahan yang menurutmu menarik untuk dipecahkan dan dibahas. 

Untuk mendukung para anak muda Papua yang tertarik menjadi peneliti atau ilmuwan, Yayasan EcoNusa juga telah mengadakan program Ilmuwan Muda Papua, lho! Melalui program ini, para calon ilmuwan hebat ini akan dibekali serangkaian pelatihan untuk persiapan reiset, mendapatkan bimbingan langsung dari para pakar, hingga mendapat kesempatan untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka. Menarik banget, ya! Siapa nih yang tertarik untuk menjadi ilmuwan juga?

Berita lainnya

Copyright ©2022.
EcoNusa Foundation
All Rights Reserved